Beberapa hari yang lalu tiba-tiba kepikiran tentang hal yang selama ini saya cibir karena beberapa teman saya menyampaikannya dengan menyebalkan dan menyakitkan. As usual muslimah, wajar kalau setiap dari kami ingin menggunakan jilbab demi menuruti perintah Tuhan untuk menutup aurat dan menjaga kehormatan. Yah, casual me! Saya tipe santai  kasual yang suka model baju stylish dan fit to me. Kaya remaja layaknya lah. Beberapa remaja yang kami anggap fanatik biasanya berkoar-koar tentang bagaimana berhijab yang benar Islamically.

Kadang-kadang sakit hati kalau ingat ketika mereka membandingkan baju kami yang biasanya dari padu padan celana jeans pensil, kaos atau kemeja panjang dengan jilbab paris beraneka model. Lalu mereka bandingkan dengan hijab yang benar, yaitu baju gamis panjang atau rok longgar dengan jilbab lebar berkibar-kibar. Tapi semudah itu kah berrevolusi model pakaian apalagi terkait budget dan preferensi style atau mode?

Kemudian saya bertanya dengan seorang teman laki-laki yang notabene ketua organisasi keIslaman di kampus.

"Arip, apa dosa kalau kita pake baju kaos sama celana jeans kaya yang biasa aku pake? Apa harus muslimah itu pakai gamis?"
"Kaidah berpakaian pada perempuan adalah tidak menunjukkan atau menonjolkan lekuk tubuh. Maka lebih baik gunakan pakaian dan rok yang longgar."
"Tapi kan mahal kalau harus beli baju-baju baru lagi."
"Ga mahal kok, InsyaAllah 100ribu cukup"
<oh my, 100rb mah banyak =____= >
"Duhh rip, budgetnya susah. Kalau aku lebih suka pake kemeja gimana? Susah juga kan kalo bikin baju longgar gitu modis"
"Kemeja pun ga apa-apa, asalkan ga ketat. Mungkin aneh di mata manusia. Tapi indah dalam pandangan Allah."
"Oke Rip, I got it. Kapan-kapan aku tanya lagi ^^"

Fine then. Solusi pertama untuk saya yang pengen indah di mata Allah dan mata manusia dalam arti enak dipandang dan modis adalah tidak frontal ikut-ikutan para jilbab berkibar. Lihat dompet juga sih, dengan memodifikasi dan mengurangi komponen ketat di tubuh. Pakai model jilbab yang lebih aman tapi tetap bagus nempel di badan. Kemeja longgar melampaui pantat, celana jeans biasa yang ga pensil-pensil amat. Jadi perubahan itu bisa pelan-pelan kan. Saya yakin kalau niat baik dimulai dengan tulus pasti Tuhan pasti meridhoi ^^ Semoga niat saya dilancarkan.

Amin
 


Comments




Leave a Reply